Adaro Energy (ADRO) Ganti Nama Jadi Alamtri Resources Indonesia
JAKARTA, investor.id - PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Senin, 18 November 2024,
Rapat Adaro tersebut digelar di Cyber 2 Tower Jakarta, Mata acara rapat pertama adalah untuk meminta persetujuan penggunaan sebagian saldo laba untuk dividen. Serta mata acara kedua adalah perubahan nama perusahaan.
Untuk mata acara kedua, RUPSLB ADRO menyetujui untuk melakukan perubahan nama perseroan dari sebelumnya PT Adaro Energy Indonesia Tbk menjadi PT Alamtri Resources Indonesia Tbk.
Sebelumnya, dalam pemanggilan RUPSLB, direksi ADRO menjelaskan, rencana perubahan nama perseroan merupakan salah satu langkah perseroan memperkenalkan identitas baru perseroan sebagai entitas induk yang akan lebih berfokus pada bisnis hijau dan pengembangan proyek-proyek ramah lingkungan dengan pilar bisnis Adaro Minerals dan Adaro Green, setelah terjadinya pemisahan pilar bisnis pertambangan batu bara termal dan beberapa bisnis pendukungnya, melalui pelaksanaan PUPS.
“Persetujuan untuk melakukan perubahan nama perseroan dan dengan demikian mengubah pasal 1 ayat (1) anggaran dasar perseroan,” sebut direksi Adaro.
Sementara itu, untuk mata acara pertama, RUPSLB ADRO menyetujui penetapan dan penggunaan sebagian dari saldo laba belum dicadangkan perseroan per 31 Desember 2023 untuk dibagikan sebagai tambahan dividen tunai final kepada seluruh pemegang saham perseroan dalam jumlah sebesar-besarnya sampai dengan US$ 2,629 miliar.
Angka tersebut sekitar Rp 41,7 triliun (dengan asumsi kurs Jisdor per 15 November Rp 15.888/USD).
Sementara itu, jika diasumsikan total tambahan dividen final Rp 41,7 triliun (berdasarkan kurs Jisdor per 15 November 2024) dan jumlah saham beredar Adaro sebanyak 30.758.665.900 saham, maka potensi dividen per sahamnya sekitar Rp 1.355/saham.